Konsultasi :

dr Hendryk Timur , MM MARS
ADHD - Centre

Ruko Diamond Blok DMD 3 No 58-59
Gading Serpong 15810
(Depan Pintu Masuk PHG)

Peta Lokasi kami : https://goo.gl/maps/oP96H
Telp1 021-5460-270
Call/ WA / Line : 0878-9797-7957
Fax    021-5460-585
Email: cs (@) adhd-centre.com

ADHD|Terapi Anak ADHD|Anak Hiperaktif|Anak Susah Konsentrasi|Anak Berkebutuhan Khusus|Anak Kesulitan Belajar

Indikator Kemajuan Pelatihan :
  • Tes TOVA
    (Alat Ukur Konsentrasi)
  • Kunjungan Sekolah
  • Laporan Harian Hasil
    Pelatihan

Tenaga Pengajar terdiri dari :
dokter, psikolog, konselor
psikologi, guru dan terapis

Pelatihan meliputi:
Attention
Memory
Cognitive
Behavioral
Edufeedback

Your Advantage:
Improved Focus
Improved Behaviors
Imroved Academics
Improved Social Interactions

 



5 Tanda ADHD pada orang Dewasa

Lima Tanda ADHD pada Orang Dewasa
Setengah dari anak-anak dengan gangguan hiperaktif, akan tetap memilikinya saat dewasa.




Wanita gelisah (inmagine)
BERITA TERKAIT


VIVAnews - Gangguan hiperaktif, bukan hanya terjadi anak-anak saja, tetapi juga orang dewasa. Sekitar empat persen orang dewasa mengalami attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau yang lebih dikenal dengan hiperaktif, dan tidak terdiagnosa. Sekitar setengah dari anak-anak dengan gangguan hiperaktif, akan tetap memilikinya saat dewasa. Diagnosa hiperaktif saat dewasa ternyata sangat penting.
"Itu karena orang dewasa yang hiperaktif cenderung sering mengalami kecelakaan, kehamilan tidak direncanakan dan melakukan kekerasan," kata  Martin W. Wetzel, MD, asisten profesor psikiatri dari University of Nebraska Medical Center, seperti dikutip dari Health.com. Untuk mengetahui apakah seorang dewasa mengalami gangguan hiperaktif, Anda bisa melihat lima tanda berikut. Tetapi untuk diagnosa medis yang lebih akurat, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

 

1. Sering gelisah


Anak ADHD / Anak Hiperaktif mungkin akan terlihat sangat terlalu enerjik, tetapi orang dewasa justru akan sering merasa tegang dan gelisah. Orang dewasa tidak menunjukkan tanda-tanda yang lebih jelas, seperti berlari dan melompat. "Hiperaktif pada dewasa akan terlihat lebih halus yaitu dalam bentuk kecemasan," kata Colette de Marneffe, PhD, seorang psikolog klinis.

 

2. Hubungan pribadi selalu bermasalah


Hubungan yang baru dijalin pasti akan menimbulkan perasaan senang dan menggebu-gebu. Tetapi itu semua perasaan itu bisa hilang dalam waktu singkat pada orang dewasa yang hiperaktif, justru ketika hubungan dalam keadaan stabil. "Seringkali orang dewasa dengan ADHD benar-benar mengalami kesulitan dengan transisi. Ketika hubungan menjadi lebih stabil dan dapat diprediksi, konflik cenderung muncul," kata de Marneffe.

 

3. Si pencari risiko


Orang dengan ADHD selalu tertarik dengan kegiatan yang merangsang adrenalin. Mereka mungkin terlibat dalam perilaku berisiko, seperti kebut-kebutan, berjudi, bahkan perselingkuhan. Hal terpenting adalah menyalurkan keinginan bersenang-senang dalam suatu kegiatan yang tidak membahayakan kehidupan pekerjaan dan keluarga. Menurut Marneffe, kegiatan seperti parasailing, bungee jumping atau petualangan adalah pilihan yang lebih baik.

 

4. Fokus mudah terpecah


Anda sedang menelepon seseorang tetapi pikiran Anda memikirkan hal lain yang tidak berkaitan. Dan, hal itu seringkali terjadi, hingga Anda tidak bisa melanjutkan percakapan. Anak ADHD / Anak Hiperaktif, sulit untuk mempertahankan pikiran untuk tetap fokus pada suatu masalah. Hal-hal tak penting seperti suara, gerakan, hingga lamuna, bisa dengan mudah merusak fokus perhatian.

 

5. Impulsif


Jika Anda selalu mengatakan apa yang ada di pikiran tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, itu adalah salah satu tanda Anak ADHD / Anak Hiperaktif. Bertindak lebih karena dorongan hati, daripada pemikiran, dapat menyebabkan masalah dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Contohnya seperti, tiba-tiba berhenti bekerja atau pergi lama tanpa memberi tahu pasangan.